Kasus Dugaan Penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman Viral, Kasat Reskrim Akui Belum Ada Pelaku Ditangkap

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASAMAN, LIBAS86.COM — Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang lansia bernama Saudah (67), warga Lubuak Aro, Jorong VI, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, viral di media sosial dan menyita perhatian publik.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Sungai Batang Air Sibinail pada Kamis (1/1/2026). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius dan sempat berada dalam kondisi kritis.

Berdasarkan keterangan korban dan pihak keluarga, kejadian bermula saat Nenek Saudah mendatangi lahan miliknya pada siang hari. Korban menduga lahan tersebut telah dimasuki oleh pihak-pihak yang diduga melakukan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

Saat itu, korban sempat menegur aktivitas tersebut dan kegiatan penambangan dikabarkan berhenti sementara. Namun, pada malam harinya, aktivitas kembali berlangsung.

Merasa keberatan, korban kembali mendatangi lokasi seorang diri dengan membawa senter untuk meminta aktivitas tersebut dihentikan. Namun setibanya di lokasi, korban justru diduga diserang oleh orang tak dikenal.

Anak korban, Iswadi Lubis, menuturkan bahwa ibunya mengalami penganiayaan berat.

“Ibu saya datang sendirian ke lokasi. Tiba-tiba diserang orang tak dikenal, dipukul dan dilempar batu hingga mengenai wajah. Setelah jatuh, ibu saya masih terus dipukuli,” ujarnya.

Baca Juga :  Usai Beraksi, Pelaku Penganiayaan di Kayu Jati Panyabungan Langsung Diciduk Tim Quick Response Polres Madina

Ia menambahkan, setelah korban tidak berdaya, Nenek Saudah diduga diseret dan ditinggalkan di area semak-semak. Dalam kondisi luka parah, korban sempat berusaha pulang ke rumah sebelum akhirnya dilarikan keluarga ke Puskesmas Rao untuk mendapatkan pertolongan medis.

Saat ini, Nenek Saudah masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tuanku Imam Bonjol, Lubuk Sikaping. Korban mengalami memar di bagian mata, luka robek di kepala dan wajah, serta mengeluhkan nyeri di sekujur tubuh disertai pusing.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion J. Hayes, S.H., M.M., saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa hingga kini belum ada pelaku yang berhasil diamankan.

Baca Juga :  Sunyi Dini Hari Natal Pecah, Polisi Amankan Tiga Pria Terkait Dugaan Narkotika

“Belum ada yang diamankan terkait pelaku. Kami masih mendalami kasus ini dan sudah dua hari berada di lapangan. Kami berupaya menjaga situasi tetap aman dan kasus ini akan kami ungkap,” ujar AKP Fion kepada Redaksi libas86.com, Senin (5/1/2026).

Ia juga memastikan pihak kepolisian akan menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut kepada publik.

“Nanti saya yang akan menghubungi langsung terkait perkembangan kasus ini,” pungkasnya.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko
Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.
Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.
Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.
Dilaporkan PWRI, Kejari Tanjungbalai Tegaskan Proyek Jalan HM Nur Tetap Bisa Diperiksa Meski Sudah Diserahterimakan.
Salahgunakan Wewenang Terbitkan SIPUHH, Eks Kepala BPHL Sumut Ditahan Kejari Karo, Negara Rugi Rp4,19 Miliar
Skema Pembayaran Diubah, Dirut PASU Ditahan: Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium Rugikan Negara Rp133 Miliar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:03 WIB

Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.

Berita Terbaru