MADINA, LIBAS86.COM – Forum Perlindungan dan Pemulihan UMKM Sumatera Utara berlangsung meriah di Student Center STAIN Mandailing Natal, Kamis (4/12/2025). Mengusung tema “UMKM Madina: Manfaat Legalitas, Standarisasi, dan Permodalan Usaha”, kegiatan ini dihadiri langsung oleh dua menteri serta sejumlah pejabat nasional maupun daerah. Ribuan pelaku UMKM dari berbagai desa tampak antusias mengikuti rangkaian acara.
Pembukaan forum ditandai dengan penampilan Tari Tor-Tor Naposho Nauli Bulung, tarian adat Batak yang sarat nilai moral dan penghormatan kepada leluhur. Penampilan tersebut menjadi simbol penguatan nilai budaya dalam momentum pemberdayaan UMKM.
Forum ini menjadi ajang strategis untuk membahas pemulihan UMKM pascabencana, mencakup pendataan kerugian, penyediaan akses modal, peningkatan legalitas usaha, standarisasi produk, hingga perluasan pemasaran. Kehadiran para menteri menegaskan komitmen pemerintah terhadap keberlangsungan UMKM di Kabupaten Mandailing Natal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Anggota Komisi IX DPR RI Surya Utama (Uya Kuya), Komisaris Utama PT PNM Drajad Hari Wibowo, Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh, Kasubsi I Intelijen Kejari Madina Yamofozu Telaumbanua, serta sejumlah pejabat lainnya.
Ribuan pelaku UMKM, terutama ibu-ibu binaan PNM Mekaar, memadati lokasi acara. Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya harapan pelaku usaha terhadap program penguatan ekonomi mikro.
Pada puncak acara, dilakukan penyerahan simbolis sederet program penguatan UMKM, mulai dari legalitas usaha, sertifikasi halal, perlindungan tempat usaha, hingga akses permodalan dan asuransi. Penyerahan dilakukan oleh Menteri UMKM RI bersama Ketua Komisi VII DPR RI, Bupati Madina, serta pejabat terkait.
Penerima manfaat berasal dari berbagai lembaga pendukung seperti PNM (NIB), LP3H EWI (sertifikasi halal), Jamkrindo (bantuan pengembangan usaha), BRINs (perlindungan tempat usaha), BPD Sumut, BNI, dan BSI (KUR), Askrindo (asuransi usaha), hingga BPJSTK (santunan jaminan kematian).
Forum ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi UMKM di Mandailing Natal serta memperkuat ketangguhan pelaku usaha di Sumatera Utara.
Penulis : LBS86/ SP/ MB
Editor : REDAKSI





















