SUMATERA UTARA, LIBAS86.COM – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mandailing Natal menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam mempercepat penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Kerusakan jalur penghubung antar kabupaten, akibat banjir dan longsor membuat distribusi logistik terhambat dan memerlukan intervensi cepat. Sabtu, (29/11/2025)
Untuk mengatasi keterisolasian beberapa daerah, pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengerahkan helikopter serta pesawat ringan guna menyalurkan bantuan, sementara perbaikan akses darat terus dilakukan.
Bantuan Difokuskan pada Makanan Bergizi dan Kebutuhan Mendesak
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan, mengapresiasi langkah pemerintah yang menekankan pentingnya memastikan bantuan berupa makanan bergizi dan sesuai standar gizi darurat.
“Bantuan yang datang harus cepat dan layak. Masyarakat membutuhkan asupan yang benar-benar membantu pemulihan mereka. Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah yang fokus pada kualitas bantuan,” ujar Abdul Rahman Hasibuan.
Dukung Pengalihan Sementara Program Makan Bergizi Gratis untuk Korban Bencana
PC PMII Madina juga melihat pengalihan sementara sebagian anggaran Program Makan Bergizi Gratis menjadi langkah strategis selama masa tanggap darurat.
“Ketika sekolah diliburkan, wajar jika anggaran itu sementara dialihkan untuk membantu korban bencana. Anak-anak, lansia, dan ibu hamil harus mendapat perhatian khusus,” tegasnya.
Ketua PC PMII Madina: Pemerintah Daerah Harus Segera Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
Abdul Rahman Hasibuan menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan terarah.
“Kami mendesak pemerintah daerah untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Situasi bencana seperti ini tidak bisa ditangani sendiri oleh daerah. Dengan koordinasi yang baik, bantuan dapat dioptimalkan dan penanganan bisa lebih cepat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi ini menjadi dasar penting untuk mengambil langkah lebih besar, termasuk pengusulan kenaikan status bencana.
Usulkan Kenaikan Status Menjadi Bencana Nasional
Ketua PC PMII Madina turut meminta pemerintah daerah segera mengusulkan kenaikan status bencana menjadi bencana nasional.
“Dengan melihat skala kerusakan dan cakupan wilayah terdampak, kami meminta pemerintah daerah mengajukan usulan kenaikan status menjadi bencana nasional. Hal ini penting agar dukungan dan intervensi pemerintah pusat dapat dilakukan secara maksimal,” ungkapnya.
Imbauan kepada Masyarakat: Tetap Tenang dan Jaga Ketertiban
PC PMII Madina juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, termasuk penjarahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersikap tenang dan menjaga keamanan bersama. Di tengah bencana, solidaritas adalah hal terpenting,” kata Abdul Rahman.
Doa Bersama untuk Keselamatan dan Ketenteraman Alam
Sebagai penutup, PC PMII Madina mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa demi keselamatan dan ketenteraman alam, serta berharap bencana ini segera berakhir.
Penulis : LBS86/ MBS/ SP
Editor : REDAKSI









