PC PMII Madina Dukung Pemerintah Perkuat Penanganan Bencana: Akses Jalan Rusak, Bantuan Disalurkan Lewat Jalur Udara

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA UTARA, LIBAS86.COM – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mandailing Natal menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam mempercepat penanganan bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Kerusakan jalur penghubung antar kabupaten, akibat banjir dan longsor membuat distribusi logistik terhambat dan memerlukan intervensi cepat. Sabtu, (29/11/2025)

Untuk mengatasi keterisolasian beberapa daerah, pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengerahkan helikopter serta pesawat ringan guna menyalurkan bantuan, sementara perbaikan akses darat terus dilakukan.

Bantuan Difokuskan pada Makanan Bergizi dan Kebutuhan Mendesak

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PC PMII Madina, Abdul Rahman Hasibuan, mengapresiasi langkah pemerintah yang menekankan pentingnya memastikan bantuan berupa makanan bergizi dan sesuai standar gizi darurat.

Baca Juga :  Di Tengah Lumpur Aceh Tamiang, Uluran Tangan Pemko Medan Datang Membawa Harapan.

“Bantuan yang datang harus cepat dan layak. Masyarakat membutuhkan asupan yang benar-benar membantu pemulihan mereka. Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah yang fokus pada kualitas bantuan,” ujar Abdul Rahman Hasibuan.

Dukung Pengalihan Sementara Program Makan Bergizi Gratis untuk Korban Bencana

PC PMII Madina juga melihat pengalihan sementara sebagian anggaran Program Makan Bergizi Gratis menjadi langkah strategis selama masa tanggap darurat.

“Ketika sekolah diliburkan, wajar jika anggaran itu sementara dialihkan untuk membantu korban bencana. Anak-anak, lansia, dan ibu hamil harus mendapat perhatian khusus,” tegasnya.

Ketua PC PMII Madina: Pemerintah Daerah Harus Segera Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Baca Juga :  Zakiyuddin Harahap Dorong Perlindungan Ojol di Medan: PKH Daerah, UHC, hingga Jaminan Kecelakaan Diperkuat

Abdul Rahman Hasibuan menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan terarah.

“Kami mendesak pemerintah daerah untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Situasi bencana seperti ini tidak bisa ditangani sendiri oleh daerah. Dengan koordinasi yang baik, bantuan dapat dioptimalkan dan penanganan bisa lebih cepat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi ini menjadi dasar penting untuk mengambil langkah lebih besar, termasuk pengusulan kenaikan status bencana.

Usulkan Kenaikan Status Menjadi Bencana Nasional

Ketua PC PMII Madina turut meminta pemerintah daerah segera mengusulkan kenaikan status bencana menjadi bencana nasional.

“Dengan melihat skala kerusakan dan cakupan wilayah terdampak, kami meminta pemerintah daerah mengajukan usulan kenaikan status menjadi bencana nasional. Hal ini penting agar dukungan dan intervensi pemerintah pusat dapat dilakukan secara maksimal,” ungkapnya.

Baca Juga :  LKTI Ruang Berkontribusi Gagasan dan Riset bagi Generasi Muda

Imbauan kepada Masyarakat: Tetap Tenang dan Jaga Ketertiban

PC PMII Madina juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, termasuk penjarahan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersikap tenang dan menjaga keamanan bersama. Di tengah bencana, solidaritas adalah hal terpenting,” kata Abdul Rahman.

Doa Bersama untuk Keselamatan dan Ketenteraman Alam

Sebagai penutup, PC PMII Madina mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa demi keselamatan dan ketenteraman alam, serta berharap bencana ini segera berakhir.

Penulis : LBS86/ MBS/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian
H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani
Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT
PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:41 WIB

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Berita Terbaru