MADINA, LIBAS86.COM – Pasca insiden gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi di wilayah Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal, situasi berangsur kondusif. Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal seiring langkah pengamanan serta pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran kepolisian. Minggu, (21/12/2025)
Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, S.H., S.I.K., melalui Plt. Kasi Humas IPDA Fahrul Sya’ban Simanjuntak, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menegaskan komitmen Polri dalam menangani setiap persoalan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri serta mempercayakan penanganan permasalahan ini kepada Polri. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar IPDA Fahrul Sya’ban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala Desa Pasar Singkuang I, Sapihuddin Tampubolon, S.Pd.I., menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait penanganan seorang terduga bandar narkoba berinisial R.
Ia menyampaikan, terduga tersebut sebelumnya diamankan oleh warga Desa Pasar Singkuang II, kemudian diserahkan kepada pihak Polsek Muara Batang Gadis untuk diproses sesuai ketentuan hukum. Pada tahap awal, langkah kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat.
Namun, sekitar pukul 03.30 WIB, warga yang tengah melaksanakan ronda malam melihat terduga yang sebelumnya diamankan melintas di sekitar pos keamanan desa dalam keadaan bebas bersama keluarganya. Kondisi ini memunculkan pertanyaan dan kecurigaan warga yang belum memperoleh penjelasan resmi, sehingga memicu emosi masyarakat.
Sapihuddin menuturkan, keresahan warga tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan dipengaruhi oleh kekhawatiran yang telah lama dirasakan akibat maraknya peredaran narkoba yang dinilai merusak generasi muda dan mengganggu ketenteraman lingkungan.
“Harapan masyarakat saat ini, pihak kepolisian terus memburu dan menindak tegas para pelaku, baik pengedar maupun bandar narkoba, agar permasalahan ini benar-benar tuntas,” ujar Sapihuddin.
Ia menambahkan, setelah adanya pertemuan antara masyarakat dengan Kapolres Mandailing Natal, kepercayaan warga terhadap Polri mulai kembali tumbuh. Ke depan, masyarakat berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara kepolisian, pemerintah desa, dan warga dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.
“Kami ingin penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi,” tutupnya.
Penulis : LBS86/ SP
Editor : REDAKSI





















