Diduga Imbas Aktivitas PETI, Jalan Dana Desa di Tombang Kaluang Amblas, Pengguna Tambang dan Aparat Desa Disorot

- Penulis

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, LIBAS86.COM — Infrastruktur desa berupa jalan rabat beton yang dibangun menggunakan Dana Desa di Desa Tombang Kaluang, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dilaporkan mengalami kerusakan parah. Jalan tersebut retak, patah, dan amblas di sejumlah titik sehingga tidak lagi dapat dilalui kendaraan roda empat.

Kerusakan jalan itu diduga kuat berkaitan dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang disebut-sebut masih berlangsung di wilayah tersebut. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi rabat beton tampak mengalami penurunan struktur dan kerusakan serius.

Sejumlah warga setempat menuturkan, kerusakan mulai terjadi setelah kawasan tersebut kerap dilalui alat berat dan kendaraan pengangkut material tambang.

“Awalnya jalan ini masih bagus. Setelah sering dilalui alat berat tambang, rabat beton mulai retak dan akhirnya amblas. Sekarang kondisinya sangat membahayakan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan indentitas-nya, Jum’at (19/12/2025).

Warga juga menduga aktivitas PETI tersebut dijalankan oleh seorang pengguna tambang berinisial O, yang disebut mengoperasikan alat berat di sekitar lokasi. Aktivitas itu dinilai telah merusak fasilitas umum yang bersumber dari anggaran negara.

Baca Juga :  Tudingan OTT dan Utang Pilkada Muncul dalam Aksi Gordang Sambilan Centre, TPH Bupati Madina Angkat Bicara 

Namun demikian, Kepala Desa Tombang Kaluang membantah tudingan tersebut. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, ia menegaskan bahwa pemerintah desa tidak pernah memberikan izin terhadap aktivitas PETI di wilayahnya, serta membantah kerusakan jalan rabat beton disebabkan oleh aktivitas pertambangan.

“Sesuai dengan berita yang beredar, kami dari Pemerintah Desa Tombang Kaluang tidak pernah memberikan izin terkait PETI. Mengenai amblasnya jalan rabat beton, setahu saya itu terjadi pada musim penghujan kemarin. Dan sepengetahuan saya, tidak ada alat berat yang beroperasi di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pasca Kejadian, TNI–Polri Bersinergi Pulihkan Polsek Muara Batang Gadis Kapolres Madina: Pelayanan Segera Normal

Lebih lanjut, kepala desa menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas PETI di wilayah desa.

“Kami dari pemerintah desa sudah berkali-kali memberikan imbauan agar tidak ada aktivitas PETI. Soal yang disebut berinisial O, saya kurang paham siapa orangnya. Saya tidak pernah memberikan izin. Untuk memperjelas persoalan ini, saya juga sudah meminta pihak lain untuk mencari tahu siapa oknum atau pihak—baik ormas maupun lembaga—yang diduga memberikan izin kepada para penambang tersebut,” tambahnya.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko
Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.
Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.
Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.
Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.
Dari Tanah Kelahiran Bengkulu hingga Mengabdi di Madina, Jejak Karier AKBP Bagus Priandy
PKC PMII Sumut Kecam Tambang Ilegal di Madina, Kapolres Baru Diminta Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:03 WIB

Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.

Berita Terbaru