MADINA, LIBAS86.COM – Ali Anhar secara resmi menyatakan maju sebagai calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal. Dalam pencalonannya, ia menegaskan komitmen untuk memperkuat profesionalisme wartawan serta mewujudkan kemandirian organisasi demi menjaga integritas dan independensi pers.8
Ali Anhar menilai PWI Madina harus menjadi rumah besar yang solid bagi wartawan, sekaligus mampu menjawab tantangan perkembangan dunia jurnalistik yang kian dinamis. Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan langkah mendasar yang tidak bisa ditawar.
“Profesionalisme wartawan adalah utama. Tanpa itu, kepercayaan publik terhadap media akan melemah,” ujar Ali Anhar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menargetkan peningkatan pelatihan jurnalistik berkelanjutan dan mendorong lebih banyak wartawan mengikuti serta lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Selain itu, pengembangan literasi media dan jurnalistik modern juga menjadi bagian dari agenda pembenahan yang diusungnya.
Dalam aspek integritas, Ali Anhar menekankan pentingnya penegakan Kode Etik Jurnalistik dan pembangunan budaya pers yang anti-hoaks serta anti-intimidasi. Ia juga berencana membentuk unit advokasi sebagai bentuk perlindungan hukum bagi anggota PWI Madina.
“Wartawan harus bekerja secara profesional, beretika, dan tidak boleh merasa sendiri ketika menghadapi persoalan hukum,” tegasnya.
Menghadapi era digital, Ali Anhar mendorong transformasi PWI Madina melalui pemanfaatan teknologi informasi, pembangunan platform digital organisasi, serta peningkatan literasi digital di kalangan wartawan agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Terkait tata kelola organisasi, Ali Anhar berkomitmen mewujudkan PWI Madina yang transparan, responsif, dan terbuka. Ia berencana membuka ruang komunikasi rutin antaranggota serta menerapkan sistem administrasi modern yang akuntabel dan mudah diakses.
Ali Anhar juga menegaskan bahwa kemandirian finansial organisasi menjadi kunci utama menjaga independensi pers.
“PWI Madina harus berdiri mandiri tanpa intervensi pihak mana pun. Dengan kemandirian, martabat organisasi dan independensi media dapat terjaga,” katanya.
Dengan visi perubahan yang diusungnya, Ali Anhar optimistis PWI Madina ke depan dapat tumbuh sebagai organisasi wartawan yang profesional, solid, dan semakin berkontribusi bagi masyarakat luas.
Penulis : LBS86/ SP/ MBS
Editor : REDAKSI





















