Polres Madina Gandeng Alim Ulama dan Ormas Islam Perangi Narkoba, Judi, dan Penyakit Masyarakat

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Kepolisian Resor Mandailing Natal (Polres Madina) memperkuat sinergi dengan alim ulama, cendekiawan, pimpinan pondok pesantren, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi Islam se-Kabupaten Mandailing Natal dalam upaya memerangi narkoba, perjudian, dan berbagai penyakit masyarakat (pekat).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Silaturahim Alim Ulama, Cendekiawan, Pondok Pesantren, Organisasi Masyarakat dan Organisasi Islam se-Kabupaten Mandailing Natal, yang digelar di Aula Hotel Rindang Panyabungan, pada Rabu. (31/12/2025)

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Mandailing Natal, Wakil Bupati, Ketua DPRD Madina, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pondok pesantren, organisasi Islam, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, serta perwakilan partai politik.

Kapolres Madina yang diwakili Waka Polres Madina, KOMPOL Aris Fianto, S.Sos., dalam paparannya menegaskan bahwa peredaran narkoba, praktik perjudian, prostitusi, dan penyakit masyarakat lainnya merupakan ancaman nyata bagi generasi muda dan stabilitas sosial di Mandailing Natal.

“Polri berkomitmen penuh untuk memberantas semua bentuk kejahatan ini. Kami tidak akan mundur sedikit pun dalam menegakkan hukum demi keselamatan masyarakat,” tegas KOMPOL Aris Fianto.

Ia menambahkan, sinergi dengan alim ulama, tokoh agama, dan ormas Islam sangat penting untuk membentengi masyarakat dari pengaruh narkoba, judi, dan kemaksiatan lainnya. Polri siap bekerja bersama seluruh elemen masyarakat demi Mandailing Natal yang aman dan sejahtera.

Baca Juga :  Wira Keok! Bandar Sabu yang Bikin Siabu Bergejolak Dibekuk Timsus Polres Madina

Dalam kesempatan tersebut, para alim ulama dan perwakilan organisasi Islam menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Polres Madina. Mereka menyatakan siap berkontribusi melalui dakwah, edukasi keagamaan, pembinaan moral umat, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Kegiatan silaturahmi juga diisi dengan sesi dialog dan tanya jawab. Sejumlah peserta menyampaikan aspirasi dan keprihatinan terkait maraknya praktik perjudian di pasar malam, dugaan aktivitas kemaksiatan di sejumlah hotel dan warung di wilayah tertentu, kebutuhan pendirian panti rehabilitasi narkoba, hingga dorongan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) guna memperkuat upaya pemberantasan penyakit masyarakat di Madina.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polres Madina menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan masyarakat serta terus meningkatkan upaya pencegahan dan penegakan hukum secara profesional dan transparan.

Baca Juga :  Polres Madina Bongkar 18 Kasus Narkotika Dua Bulan Terakhir, 20 Tersangka Diamankan

Sebagai bentuk keseriusan bersama, kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama pemberantasan narkoba, prostitusi, kafe remang-remang, rentenir, dan penyakit masyarakat lainnya di Kabupaten Mandailing Natal.

Kegiatan yang disponsori oleh MUI Kabupaten Mandailing Natal tersebut berakhir sekitar pukul 14.20 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.

Melalui sinergi lintas elemen ini, Polres Madina berharap upaya pemberantasan narkoba, perjudian, dan penyakit masyarakat dapat berjalan lebih efektif serta mendapat dukungan luas dari seluruh lapisan masyarakat.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.
Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri
Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.
Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.
Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.
Dari Tanah Kelahiran Bengkulu hingga Mengabdi di Madina, Jejak Karier AKBP Bagus Priandy
PKC PMII Sumut Kecam Tambang Ilegal di Madina, Kapolres Baru Diminta Bertindak Tegas Tanpa Tebang Pilih
Pemkab Madina Gelar Malam Pisah Sambut Kapolres Mandailing Natal Penuh Keakraban
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:08 WIB

Gibson Panjaitan: Dari Pembenahan Data hingga Tekad Menyudahi Banjir Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Rico Waas: Dinas SDABMBK Harus Punya Data Mutakhir Kondisi Drainase dan Sungai-sungai Besar di Medan.

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Belajar dari Banjir Besar 2025, Rico Waas Perintahkan Penguatan Total Kesiapsiagaan Bencana.

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:43 WIB

Warenhuis Menunggu Arah, Publik Menunggu Jawaban: Kadis Pariwisata Medan Masih “Rapat”.

Berita Terbaru